FPPJ: Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Sigap Hadapi Lonjakan Pemakaman Berprotokol COVID-19

By Al


nusakini.com - Jakarta - Kasus warga terpapar COVID-19 di Jakarta menunjukkan tren meningkat dalam sepekan terakhir. Bahkan, angka pemakaman dengan protokol COVID-19 juga menunjukkan adanya pertambahan dalam dua hari terkahir.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta, Endriansah mengatakan, bertambahnya pemakaman dengan protokol COVID-19 tentu membuat kinerja jajaran Dinas Pertamanan dan Hutan Kota juga semakin meningkat.

"Mulai dari operasional ambulans hingga petugas di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang menjadi tempat pemakaman dengan protokol COVID-19 harus bekerja ekstra. Kita perlu apresiasi mereka karena sigap sehingga semua masih bisa berjalan dan tertangani dengan baik," ujarnya

Rian menjelaskan, seluruh petugas di lapangan yang melayani jenazah berprotokol COVID-19 bukanlah pekerjaan tanpa risiko. Terlebih, mereka juga punya keluarga yang harus ditinggalkan melaksanakan pekerjaan mulia tersebut.

"Mereka menjadi garda terdepan penanganan jenazah yang memang harus dikebumikan, ini tentu tidak mudah di tengah situasi pandemi saat ini. Perlu kondisi fisik dan psikis prima," ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota juga bergerak cepat menambah 7.600 petak makam baru untuk jenazah terpapar COVID-19 di dua TPU. Rinciannya, 7.200 petak makam di TPU Rorotan, Jakarta Utara dan 400 lainnya di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

"Meski kita tidak ingin petak makam itu banyak digunakan. Tapi, sebagai upaya antisipatif ini juga sangat perlu diapresiasi," terangnya.

Ia mengajak semua masyarakat, khususnya warga Jakarta semakin disiplin mematuhi dan menguatkan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19.

"Saya berharap warga juga bisa segera mengikuti vaksinasi COVID-19. Sehingga, harapan Pak Gubernur agar herd immunity di Jakarta bisa dicapai pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang bisa terwujud," tandasnya.